Search

Wagub Sulsel meminta masterplan pembangunan SHIAM dikaji ulang

Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta agar masterplan pembangunan Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM) bisa dikaji ulang khususnya mengenai lahan pemerintah provinsi yang ada di bandara.

"Perlu beberapa hal yang dikaji dengan pemerintah provinsi terkait masterplan pembangunan Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, terkait dengan lahan pemerintah provinsi yang berada di area bandara," kata Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya, di Makassar, Minggu.

Secara umum, Andi Sudirman mengapresiasi pembangunan SHIAM. Menurutnya, kondisi bandara akan mencerminkan kondisi sebuah daerah karena bandara merupakan halaman depan suatu daerah.

"Ketika seseorang berkunjung ke salah satu daerah melalui transportasi udara, maka yang pertama terlihat atau dirasakan adalah bandara," ujarnya.

Ia sekaligus mengajak Angkasa Pura I untuk berkoordinasi dan duduk bersama dengan pemerintah, untuk mendorong percepatan pengembangan bandara dalam menunjang kemajuan, keamanan, dan yang terpenting kenyamanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Baca juga: AP I tunjuk Wika kembangkan Bandara Sultan Hasanuddin

Direktur Pemasaran dan Pelayananan PT Angkasa Pura I (Persero) SHIAM, Devy W Suradji melaporkan, pengembangan perluasan SHIAM untuk mengoptimalkan prinsip Safety, Security, Service dan Compliance (3S + 1C) di area bandara, guna meningkatkan kinerja dan CSI/ASQ. Akselerasi pengembangan SHIAM juga termasuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

"Salah satunya dengan memindahkan jalur check in pejabat pemerintah dan tamu negara, agar tidak mengganggu antrean pelanggan lokal yang sedang check in," ujarnya pula.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Let's block ads! (Why?)

from ANTARA News - Berita Terkini kalo berita gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NoqmO7

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Wagub Sulsel meminta masterplan pembangunan SHIAM dikaji ulang"

Post a Comment

Powered by Blogger.