
Berikut lima berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:
Polres Kotabaru selidiki penyebab kebakaran satu desa di Pulau Sebuku
Polres Kotabaru telah menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah hampir satu desa di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
"Kami tengah mengumpulkan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Dari hasil penyelidikan nanti, dapat disimpulkan apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari musibah ini, sehingga harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum," terang Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, Minggu.
Selengkapnya baca di sini
Polisi periksa enam saksi terkait kematian gajah di Aceh Timur
Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur memeriksa enam saksi terkait kematian gajah yang bangkainya ditemukan di area perkebunan sawit PT Atakana Company.
"Penyidik telah memeriksa enam saksi. Mereka dimintai keterangan dalam penyelidikan dan pengusutan kasus kematian gajah," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro di Idi, ibu kota Aceh Timur, Minggu.
Selengkapnya baca di sini
Sepak terjang keluarga teroris dalam aksi teror
Terorisme belum berakhir. Mereka masih terus bergerak menjalankan aksinya memanfaatkan kelengahan petugas keamanan yang sedang berjaga.
Sasarannya pun tetap sama, yaitu aparat keamanan yang mereka anggap sebagai manifestasi pemerintahan yang tagut.
Selengkapnya baca di sini
Upaya penguatan Komisi Yudisial melalui revisi undang-undang
Sejak 8 tahun terakhir Komisi Yudisial menggunakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 sebagai acuan dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Dengan aturan ini, KY melakukan fungsi pemantauan dan pengawasan terhadap perilaku hakim guna mewujudkan peradilan bersih di Tanah Air. Namun, aturan ini dinilai belum membuat posisi KY kuat. Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus menyebut terdapat kendala-kendala yang dialami pihaknya selama ini.
Selengkapnya baca di sini
KPK luncurkan album kompilasi jelang Hari Antikorupsi 2019
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Biro Humas KPK akan meluncurkan album kompilasi "Suara Antikorupsi" (SAKSI) 2019 jelang Hari Antikorupsi.
"Album bertajuk "Suara Antikorupsi 2019: B-side". Album ini akan mengemas sejumlah lagu karya musisi dari penjuru negeri," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Minggu.
Selengkapnya baca di sini
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Hukum kemarin, Penyelidikan kebakaran desa hingga album kompilasi KPK"
Post a Comment